Friday, August 14, 2009

Semut, Labah-Labah dan Lebah

KEHIDUPAN : Ibarat Semut, Labah-Labah dan Lebah

Tiga binatang kecil ini menjadi nama dari tiga surah di dalam
Al-Qur'an.An Naml [semut], Al 'Ankabuut [labah-labah], dan An Nahl
[lebah].

Semut, menghimpun makanan sedikit demi sedikit tanpa berhenti. Konon,
binatang ini dapat menghimpun makanan untuk bertahun-tahun.Padahal
usianya tidak lebih dari setahun. Ketamakannya sedemikian besar
sehingga ia berusaha - dan seringkali berhasil memikul sesuatu yang
lebih besar dari tubuhnya.

Lain lagi uraian Al-Qur'an tentang labah-labah. Sarangnya adalah
tempat yang paling rapuh [Al 'Ankabuut; 29:41], ia bukan tempat yang
aman, apapun yang berlindung di sana akan binasa. Bahkan jantannya
disergapnya untuk dihabiskan oleh betinanya. Telur-telurnya yang
menetas saling berdesakan hingga dapat saling memusnahkan. Inilah
gambaran yang mengerikan dari kehidupan sejenis binatang.

Akan halnya lebah, memiliki naluri yang dalam bahasa Al-Qur'an - "atas
perintah Tuhan ia memilih gunung dan pohon-pohon sebagai tempat
tinggal" [An-Nahl;16:68]. Sarangnya dibuat berbentuk segi enam
bukannya lima atau empat agar efisen dalam penggunaan ruang. Yang
dimakannya adalah serbuk sari bunga.

Lebah tidak menumpuk makanan. Lebah menghasilkan lilin dan madu yg
sangat manfaat bagi kita. Lebah sangat disiplin, mengenal pembagian
kerja, segala yang tidak berguna disingkirkan dari sarangnya. Lebah
tidak mengganggu kecuali jika diganggu. Bahkan sengatannya pun dapat
menjadi ubat.

Sikap kita dapat diibaratkan dengan berbagai jenis binatang ini.

Ada yang berbudaya 'semut'. Sering menghimpun dan menumpuk harta,
menumpuk ilmu yang tidak dimanfaatkan. Budaya 'semut' adalah budaya
'aji mumpung'. Pemborosan, foya-foya adalah implementasinya.Entah
berapa banyak juga jenis 'labah-labah' yang ada di sekeliling kita.
Yang hanya berfikir: "Siapa yang dapat dijadikan mangsa" Nabi
Shalalahu 'Alaihi Wasallam mengibaratkan seorang mukmin sebagai
'lebah'.Sesuatu yang tidak merusak dan tidak menyakitkan :"Tidak makan
kecuali yang baik, tidak menghasilkan kecuali yang bermanfaat
dan jika menimpa sesuatu tidak merusak dan tidak pula memecahkannya"

0 ulasan:

Post a Comment